RSS

Islam

ISLAM artinya mewujudkan damai melalui penyerahan diri secara aktif kepada kehendak Tuhan.

Orang menyerahkan diri kepada Tuhan itu disebut Muslim dan Muslimat.

RUKUN IMAN :

  1. Percaya kepada Allah yang Esa
  2. Percaya kepada Malaekat
  3. Percaya kepada Kitab-kitab yang diturunkan Allah
  4. Percaya kepada Nabi-nabi utusan Allah
  5. Percaya kepada Takdir
  6. Percaya kepada Hari Kiamat (Hari Akhir)

RUKUN ISLAM :

  1. Sahadat, pernyataan pengakuan iman
  2. Shalat
  3. Puasa
  4. Zakat
  5. Haji bagi yang mampu

KEYAKINAN TENTANG ALLAH

Ada 99 nama Allah yang terindah yang menggambarkan keagungan sifat Tuhan, misalnya Maha Pendengar, Maha Pelihat, Maha Pengasih, Maha Pemberi, dst. Di antara 99 nama tersebut ada 7 nama yang sangat istimewa dan banyak termuat dalam Al Qur’an yaitu : Maha Tahu, Maha Kuasa, Maha Kehendak, Maha Hidup, Maha Pendengar, Maha Pelihat, Maha bicara.

Nama-nama tersebut diingat dan disebutkan dengan fungsi :

1. Untuk memanggil dan bertindak atas nama Tuhan. (surah 96:1, Surah 11:41).

2. Untuk memuji Tuhan (surah 1:1)

3. Untuk menyatakan syukur

4. Untuk memuliakan Tuhan (surah 56:74) : hamd, sukr, zikr

Pengakuan tentang Allah yang Maha Esa itu sangat dipegang teguh sebagaimana disampaikan dalam surah al ikhlas (112) : “Katakanlah Dialah Allah Yang Maha Esa, kepada-Nya segala sesuatu bergantung. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.

KENABIAN (NUBUWAH)

Tugas pokok para nabi ialah menyampaikan rsalah atau amanat Allah kepada manusia khususnya kepada masyarakat (surah 5:67) : “ Hai rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Allah. Dan jika tidak kamu kerjakan kamu tidak menyampaikan amanat-Nya.” Dalam menyampaikan tugas tersebut nabi bertindak sebagai :

  1. Pemeringat : mengingatkan manusia untuk kembali kepada  fitrahnya sebagai seorang muslim yang harus berjalan di jalan  Allah dan menjadi milik-Nya, sebab pada hari kiamat Tuhan akan mengadili umat-Nya.
  2. Penuntun : berdasarkan wahyu illahi menuntun manusia atau masyarakat ke jalan Allah.
  3. Pemersatu : mempersatukan manusia berdasarkan cinta kasih sejati dan rela berkorban demi tegaknya keadilan.
  4. Penegak hukum : menegakkan hukum agar kesucian hidup manusia tetap terjaga.
  5. Teladan

Dalam tradisi jumlah nabi-nabi yang diutus Allah ada 124.000, namun dalam Al Qur’an hanya disebutkan 25 orang.

Muhammad diyakini sebagai nabi penutup (khatam al nabiyyin) berarti :

  1. Amanat yang diembannya meluruskan dan meneguhkan amanat yang
  2. disampaikan oleh para nabi sebelumnya
  3. Dengan Al Qur’an Dia menyempurnakan amanat para nabi sebelumnya.
  4. Amanat yang diemban bersifat universal bagi segala bangsa.

KITAB-KITAB ALLAH

Kitab-kitab Allah ini diturunkan oleh malaekat Djibril pada waktu-waktu tertentu dimana teks aslinya tersimpan di law al mahfuz.

Secara garis besar kitab-kitab tersebut dapat digolongan sebagai :

  1. Petunjuk (hudan)
  2. Terang (nur) illahi yang memimpin manusia ke jalan lurus, jalan Tuhan atau sirat al mustaqim. Dan melepaskan manusia dari kegelapan hidup.
  3. Ukuran, norma (Furgan) agar manusia dapat membedakan mana yang benar  dan mana yang salah.
  4. Pengajaran (maw’iza)
  5. Peringatan (indhar) dan (dhikra)

AL  QUR’AN

Al Qur’an dibagi dalam 30 juz dengan 114 surah

Pengumpulan dan penulisan Al Qur’an terjadi dalam 3 phase yaitu :

I .  Pengumpulan di masa Khalifah Abu Bakr (632-634)

II.  Pengumpulan di masa Utman bin Affan.

III. Pengembangan skrip/penulisan abad VII sampai IX

SUNNAH  NABI

Sunnah al nabi ialah kata-kata, perbuatan, dan persetujuan nabi dipaparkan dalam bentuk al Hadith yang dapat dibagi menjadi 3 macam :

  1. Al sunnah al-qawliyah memaparkan perkataan atau statement yang disampaikan oleh Nabi.
  2. Sunnah al-fi’liyah memaparkan tradisi tentang perbuatan dan tingkah laku Nabi.
  3. Al sunna al-taqririyah memaparkan tradisi tentang persetujuan secara diam sehubungan dengan peristiwa tertentu.

Kriteria untuk melakukan seleksi atas Hadith :

1. Mempunyai sanat atau mata rantai tokoh-tokoh yang erat dengan periwayat asli.

2. Sifat-sifat periwayat harus benar-benar baik.

3. Asli.

4. Tidak bertentangan dengan Al Qur’an.

Ada 3 kriteria Hadith :

1. Hadith sahih : sehat, autentik mempunyai sanat yang tidak terputus dengan periwayat asli.

2. Hadith hasan : baik karena mempunyai sanat yang lengkap, namun keterpautannya lemah

3. Hadit daif : lemah karena sanatnya lemah.

SHARI’AH : HUKUM ALLAH

Dibagi menjadi 2 bagian :

1. Usul al Figh : membahas sumber atau dalil dari Figh.

2. Furu al Figh : membahas cabang-cabang dari syariah.

Sumber-sumber :

1. Al Quran

2. Al Hadits

3. Ijma’ (kesepakatan/konsensus)

4. Qiyas (analog) dan Itjtihad (penafsiran)

Kategori dalam Hukum Islam :

  1. Wajib yaitu perintah bila dilaksanakan mendapat pahala, bila tidak dilaksanakan akan mendapat hukuman.
  2. Sunnat/Mandub, yaitu perintah bila dilaksanakan akan mendapat pahala, dan bila tidak dilaksanakan tidak mendapat hukuman
  3. Haram, yaitu larangan keras bila dipatuhi akan mendapatkan pahala, dan apabila dilanggar akan mendapat hukuman
  4. Makruh, yaitu larangan yang bila dipatuhi akan mendapat pahala, tetapi bila melanggar juga tidak mendapat hukuman.
  5. Mubah, besifat netral.

Mazab-mazab dalam memahami Syariah :

  1. Mazab Hanafi dipelopori oleh Abu Hanifah (699 –767) lebih menekankan  pemakaian Qiyas daripada pemakaian Hadith.
  2. Mazab Maliki dipelopori oleh Malik bin Anas Al Ashbahi (711-786) selain memakai 4 sumber juga memakai sumber kelima yaitu Mushalih Mursalah  (pendapat pribadi yang tidak disinggung-singgung dalam Shari’ah yaitu hal-hal yang bila dikerjakan mendatangkan kesejahteraan umum, dan hal-hal yang bila dihindari dapat menghindarkan masyarakat umum dari keburukan.
  3. Mazab Safii, dipelopori oleh Mohammad bin Idris as Shafii (767-819) menolak  Mushalih Mursalah dan Istihsan
  4. Mazab Hambali yang dipelopori oleh Ahmad bin Muhammad bin Hambali bin

Hilal (779-855), lebih menekankan pemakaian Hadith sekalipun lemah.

Mazab Safii membagi Kitab Fighnya dalam 4 bagian :

1. Kitab Ubudiyah : membahas soal peribadatan.

2. Kitab Munakahat : membahas soal-soal keluarga (nikah, talak, rujuk)

3. Kitab Mu’amalat membahas soal kemasyarakatan

RUKUN ISLAM II : SHALAT

Shalat dilakukan lima kali setiap hari yaitu :

  1. Shalat al-subh, waktu subuh (04.00 – 05.30), 2 rek’ah.
  2. Shalat al-zuhr, waktu lohor yaitu waktu matahari mulai condong ke arah barat  sampai ada bayang-bayang sepanjang badan (12.00 – 15.00), 4 rek’ah
  3. Shalat al-‘asr, sesudah lohor sampai matahari terbenam (15.30–18.00),4 rek’ah
  4. Shalat al-maghrib, pada terbenam matahari sampai terbenamnya teja merah di barat (18.00 – 18.30), 3 rek’ah
  5. Shalat al-isya, dilakukan sesudah maghrib sampai menjelang fajar (19.00-03.00) 4 re’k’ah

Syarat sahnya shalat ialah :

1. Suci dari hadat besar dan hadat kecil.

2. Badan dan tempat suci dari najis.

3. Menutup aurat.

4. Mengetahui waktu shalat.

5. Menghadap kiblat.

Makna shalat :

1. Memenuhi kewajiban untuk memuliakan Allah

2. Sebagai perlindungan dari murka Allah, dari kejahatan maupun dorongan nafsu

3. Sebagai pahala

4, Memelihara relasi kasih dengan Allah dan juga dengan sesame

Shalat Sunnat :

1. Shalat Hajat :

2. Shalat Tahajut

3. Shalat Dhuha

RUKUN ISLAM III : PUASA (SAWN)  DI BULAN ROMADHON

Dalam bahasa Arab sawn artinya beristirahat, menahan diri, dilakukan pada bulan Romadon (IX- H) selama 30 hari dengan beberapa aturan antara lain :

  1. Melihat terbitnya bulan baru di awal bulan Romadhon.
  2. Menyatakan niyat setiap malam sebelum fajar menyingsing hari berikutnya.
  3. Pada waktu puasa ia harus menahan (imsak) dari segala makanan, minuman dan ludah agar tidak masuk ke dalam tubuh dan menahan diri dari persetubuhan.

Selain puasa wajib di bulan Romadhon, masih ada puasa sunnat yaitu :

1. Enam hari di bulan Syawal.

2. Pada hari Arafah yaitu tanggal 9 bulan Haji.

3. Pada tanggal 10 Muharam.

4. Pada bulan Sya’ban

5. Pada hari Senin dan Kamis.

6. Pada tengah bulan tanggal 13, 14, 15 bulan tahun Hijrah

RUKUN ISLAM IV  : ZAKAT DI BULAN ROMADHON.

Dalam Sura 9:103 dinyatakan : “Ambilah zakat dari sebagian harta mereka dengan zakat itu, kamu membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka.”

Zakat disamping suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh orang yang beragama Islam, juga dipahami sebagai penyuci harta milik sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Allah.

Orang muslim merdeka wajib memberikan zakat berupa :

1. Untuk hasil pertanian/perkebunan diserahkan sepersepuluh dari hasil tuaian.

2. Untuk hasil hewan atau ternak, disesuaikan dengan jenis ternaknya.

3. Untuk emas dan perak dibayarkan seperempat puluhnya.

Adapun yang menerima zakat, menurut Sura 9:60 ada delapan golongan yaitu :

  1. Orang-orang faqir.
  2. Orang-orang miskin.
  3. Orang-orang amil
  4. Orang-orang mu’alaf.
  5. Para hamba sahaya
  6. Orang-orang yang berhutang.
  7. Orang yang ikut perang sabil.
  8. Musafir yang kekurangan

RUKUN ISLAM  V  : HAJJ (HAJI)

Pada dasarnya kata haji artinya berziarah kesuatu tempat yaitu Bait-Allah. Kewajiban ini diwajibkan bagi mereka yang mampu, dewasa, dan sehat jasmani-rohani. Dan yang dimaksud mampu adalah :

  1. Mampu memberi bekal cukup bagi keluarga yang ditinggalkan.
  2. Mampu membiayai perjalanannya sendiri dari rumah sampai ke Mekah dan  pulang kembali ke rumahnya.

Upacara yang dilakukan :

  1. Seperti rukun Islam lainnya, ibadah haji juga harus di awali dengan niyyah  yaitu keinginan yang tulus untuk melaksanakan perintah Allah.
  2. Sebelum memasuki kota Mekkah terlebih dahulu melakukan ikhram artinya penyucian diri dengan mencukur rambut di kepala dan menganti pakaian yang  dipakai dengan dua potong kain yang tidak ada jahitannya untuk menutup tubuh. Selama perjalanan haji tidak diperkenankan memotong rambut, kuku,  menggunakan parfum, memakai emas/perak, menutup kepala kecuali  perempuan, dan bersetubuh, sampai pengorbanan binatang di Mina.
  3. Setelah memasuki Mekkah, mendengarkan khotbah pada tanggal 7 Dhu’lhijjah, mereka melalui Mina menuju Arafah. Hari tersebut disebut yaum al-tarwiyah artinya hari pemberian air bagi yang dahaga. Selanjutnya melakukan  wuquf pada tanggal 9 Dhul’-hijjah yaitu perjalanan di Arafah sampai matahari  terbenam, dan selama itu melakukan perenungan tentng kabaikan Allah dengan  menyerukan ‘labbaikaAllahuma, labbaika (Allah saya di sini). Setelah shalat  Asr menendengarkan khotbah di bukit Jabar al-Rahman.
  4. Selesai wuquf pada malam tanggal 10 Dhul-hijjah melanjutkan  perjalanan ke Muzdalifa untuk melakukan shalat magrib, isa, dan  subuh. Di sana ada tiga tumpukan batu yaitu Jamra Aqaba, Jamra  wusta dan Jamra sughra. Mereka melemparkan batu pada Jamra Aqaba dengan batu yang dibawa dari Muzdalifa dengan mengucapkan bismilahi Allahu akbar, untuk memperingati peristiwa nabi Ibrahim  mengusir setan dengan melontari batu-batu. Selanjutnya merayakan hari raya korban id al-adha bersama-sama dengan kaum muslim seluruh dunia dan dagingnya dibagikan kepada para faqir-miskin.  Persembahan korban ini merupakan peringatan akan keteguhan iman  Ibrahim yang rela hendak mengorbankan  anaknya karena perintah  Tuhan. Dan setelah melakukan korban mereka boleh
  5. Setelah mencukur rambut, mereka pergi ke Mekkah mencium batu hitam di  pojok Timur Ka’bah (hajaratul-aswad), melakukan Tawaf yaitu mengelilingi  Ka’bah 7 kali (4 kali jalan cepat, dan 3 kali jalan lambat-lambat), dilanjutkan  dengan sa’y yaituberlari dari bukit  Saf’a ke bukit Marwa 7 kali. Kemudian  kembali ke Mina tiga hari lamanya yaitu tanggal 11-13 Dhul-hijjah. Maka selesailah ibadah haji yang dilakukan 6 hari lamanya

Jihad

Jihad berarti berperang atau berjuang dengan segala kemampuan dapat dibagi menjadi dua yaitu :

1. Jihad Sughra (Jihad kecil) yaitu jihad phisisk yang dilakukan dalam rangka :

  1. Mempertahankan diri dari serangan musuh
  2. Melndungi orang yang lemah an tertindas
  3. Memerangi penyembah berhala dan orang yang murtat

2. Jihad akbar (jihad besar) yaitu berjuang untuk mengalahkan diri sendiri :

  1. Meninggalkan keadaan jahiliyah
  2. Menundukkan hawa nafsu
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Blog Stats

    • 1,048,044 hits
  •  
    %d blogger menyukai ini: