RSS

Khonghucu

DELAPAN AJARAN IMAN

  1. SING SIEN HONG THIAN : Sepenuh iman percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. SING CUN KHOAT TIK : Sepenuh iman menjunjung kebajikan.
  3. SING LIEP BING BING : Sepenuh iman menegakkan Firman Gemilang.
  4. SING TI KWI SIEN : Sepenuh iman menyadari adanya nyawa dan roh
  5. SING YANG HAU SU : Sepenuh iman menempuh cita berbakti
  6. SING SUN BOK TOK : Sepenuh iman mengikuti genta rohani Nabi Khongcu
  7. SING KIM SU SI : Sepenuh iman memuliakan kitab Su Si
  8. SING HING TAI TO : Sepenuh iman menempuh Jalan Suci

AJARAN TENTANG KETUHANAN

Tuhan dalam agama Khonghucu disebut THIAN atau SIANG TEE yang mempunyai sifat :

  1. Maha sempurna, khalik pencipta alam semesta (Gwan)
  2. Maha meliputi, menjalin, menghembusi di manapun (Hing)
  3. Maha murah yang menurunkan rahmat sehinga orang menuai hasil perbuatannya (Li)
  4. Maha kokoh mempunyai hukum abadi (Cing)
  5. Dilihat tak tampak, didengar tak terdengar namun tiap wujud tiada yang tanpa Dia.
  6. Tidak boleh diperkirakan apalagi ditetapkan.
  7. Maha Besar sehingga terasa dimana-mana
  8. Maha Tinggi, Maha sempurna
  9. Menjadikan segenap wujud dibantu sesuai sifatnya

KITAB SUCI

  1. KITAB POKOK (SU SI)ada  empat yaitu :
    1. Thay Hak kitab ajaran besar berisi tuntunan pembinaan diri, ditulis oleh Cing Cu, murid nabi.
    2. Tiong Yong kitab tengah sempurna berisi ajaran keimanan ditulis oleh cucu nabi.
    3. Lun Gi kitab sabda suci berisi kumpulan ajaran nabi, percakapan nabi dengan murid-murid, dan kehidupan sehari-hari nabi.
    4. Bing Cu  kitab  berisi ajaran yang menjelaskan ajaran nabi, ditulis oleh Bing Kho penganut nabi yang hidup pada tahun 372 SM – 289 SM
  2. KITAB YANG MENDASARI ada lima kitab :
    1. Si King, kitab berisi kumpulan sanjak atau teks nyanyian-nyanyian purba abad 16 s/d 7 SM.
    2. Su King, kitab hikayat atau dukumen sejarah suci berisi teks sabda-sabda, peraturan-peraturan, nasehat-nasehat, maklumat para nabi, dan Raja-raja suci purba (abad 2 s/d 7 SM). Dari jaman raja Giau sampai raja muda Chien Bok Kong.
    3. Ya King, kitab perubahan atau kejadian dan peristiwa alam semesta. Wahyu turun kepada raja suci Bun (abad 12 SM)
    4. Lee King, kitab berisi berbagai peraturan tentang kesususilaan, peribadahan, pemerintahan
    5. Chun Chiu King, berisi catatan sejarah jaman Chun Chiu tahun 722 s/d 481 SM.

POKOK-POKOK AJARAN

  • Lima Kebajikan (Ngo Siang)

    • Cinta kasih (Jien)
    • Kebenaran (Gi)
    • Susila (Lee)
    • Bijaksana (Ti)
    • Dapat dipercaya (Sien)
  • Delapan Kebajikan  (Pat Tik)

    • Barbakti  (Hauw)
    • Rendah hati (Tee)
    • Satya (Tiong)
    • Dapat dipercaya (Sien)
    • Susila (Lee)
    • Menjunjung kebenaran/ keadilan,  kewajiban/ kepantasan (Gi)
    • Suci hati (Liam)
    • Tahu malu/ mengenal rasa harga diri (Thi)
  • Lima unsur (Ngo Hing) dalam kehidupan

    • Air (Swi)
    • Api (Ho)
    • Kayu (Bok)
    • Logam (Kiem)
    • Tanah  (Tho)
  • Lima hubungan Kemasyarakatan

    • Pemimpin dan pembantu (Kun Sin)
    • Orang Tua dan anak (Hu Cu)
    • Suami dan istri (Hu Hu)
    • Kakak dan adik (Hing Tie)
    • Kawan dan sahabat (Ping You)
  • Melaksanakan 8 ajaran iman

    • Peangakuan bahwa Firman Tuhan itu Watak Sejati, dan mengikuti  Watak Sejati itulah menempuh Jalan Suci. Bimbingan untuk menempuh Jalan Suci itulah agam (Tiong Yong)
    • Berada di tengah tepat yaitu Pemimpin (Kun Kun) hendaklah sebagai Pemimpin. Pembantu (Sien Sien) hendaklah sebagai pembantu. Orang tua (Hu Hu) sebagai orang tua. Dan Anak (Cu Cu) hendaklah sebagai anak.
    • Empat pantangan (Su But) yaitu :
      • Yang tidak susila jangan dilihat (Hwi Lee But Si)
      • Yang tidak susila jangan didengar (Hwi Lee But Thing)
      • Yang tidak susila jangan diucapkan(Hwi Lee But Gan)
      • Yang tidak susila jangan dilakukan (Hwi Lee But Tong)
    • Menjunjung 4 (Su Cun) hal yaitu mengerti (Ti Bing), menerima   (Siu Bing), menegakkan (Liep Bing),  menyempurnakan (Sing Bing) firman.
    • Membebaskan 4 perkara (Su Coat) yaitu tidak berangan-angan kosong (Bu I), tidak mengharuskan (Bu Piet), tidak kukuh (Bu Ko), tidak menonojolkan aku (Bu Ngo)
    • Tripusaka yaitu Bijaksana (Ti), Cinta kasih (Lien), Keberanian (Yong)
    • Sembilan hal yang paripurna perlu dipikirkan seorang Kuncu :
      • Sudahkah melihat dengan terang
      • Sudahkah mendengar dengan jelas
      • Sudahkah berwajah ramah tamah
      • Sudahkah penuh hormat
      • Sudahkah kata-kata penuh kesetiaan
      • Sudah bekerja sungguh-sungguh
      • Ketika ragu-ragu sudahkah bertanya dengan baik.
      • Sudahkah benar-banar dipikirkan apa akibat kemarahan.
      • Di dalam mendapat keuntungan apakah sudah sesuai dengan kebenaran.
      • Tiga hal yang sangat diperhatikan
        • Pada waktu muda berhati-hati dalam masalah asmara
        • Pada waktu dewasa menjaga diri terhadap perselisihan.
        • Setelah tua menjaga diri dari ketamakan
      • Tiga hal yang dimuliakan oleh seorang Kuncu ialah Firman Tuhan, Orang-orang besar, sabda para Nabi.
      • Tiga kesukaan yang mendatakan faedah ialah memahami kesusilaan dan musik, membicarakan perbuatan baik, dan bersahabat dengan orang yang  bijaksana.
      • Tiga kesukaan yang mendatangkan petaka yaitu kesombongan dan kemewahan, bermalas-malas dan berkeliaran, berpesta pora yang tiada artinya.
      • Tiga hal dalam jalan suci :
        • Penuh cinta kasih sehingga tidak merasa susah payah.
        • Bijaksana sehingga tidak bimbang.
        • Berani sehingga tidak dirundung cemas
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Blog Stats

    • 1,048,044 hits
  •  
    %d blogger menyukai ini: