RSS

Kristen

Keyakinan agama Kristen pada hakikatnya manusia tak akan dapat mengenal Tuhan dengan baik, bila Tuhan tidak menyatakan diri-Nya.

Tuhan menyatakan diri melalui firman/kehadiran dan karya-Nya, yang dapat dipahami dalam 2 cara yaitu :

  • Penyataan Allah secara tidak langsung : dilakukan dengan 2 cara yaitu :
    • melalui karya ciptaan dan pemeliharaan maupun penyelenggaraan ilahi  atas seluruh ciptaan. (Mazmur 19:1-7; 29:2-11; 104:1-35; Roma 1:19-21)
    • melalui teophane yaitu Allah menampakkan diri melalui tanda-tanda yg dapat ditangkap oleh indra manusia dengan menyadari akan kehadiran Allah (Kejadian 18:1-2; 32:22-32; Keluaran 3:2; 13:21-22; Kisah Para Rasul 9:3-6).
  • Penyataan Allah secara langsung yaitu dengan menjelma/ mengejauwantah menjadi manusia sejati dalam diri Yesus Kristus, sehingga manusia  dapat mengenal Allah yang mengasihi dan menyelamatkan dan juga dapat memperoleh teladan bagaimanakah seharusnya manusia hidup menurut kehendak Allah. (Yohanes 1:1-14; 14:8-11; Iberani 1:3; Kolose 1: 15-16).

Alkitab disebut sebagaialat penyataan Allah karena Alkitab memuat kesaksian tentang firman dan karya Allah Maksud dibukukannya Alkitab ialah :

  • Supaya kesaksian terjaga kemurniannya dan dapat diteruskan bagi generasi yang akan datang (Yesaya 30 : 8)
  • Menuntun pada keselamatan oleh iman kepada Tuhan Yesus Kristus  (Yohanes 20:30-31, II Timotius 3:15)
  • Untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan mendidik manusia kepada kebenaran. (II
  • Timotius 3:16-17)Mempersekutukan manusia dengan Tuhan Yesus Kristus dan juga dengan jemaat-Nya ( I Yohanes 1:1-3)

Atas dasar iman, orang Kristen mengakui bahwa Alkitab terjadi melalui kerja-sama antara Allah dengan manusia melalui proses pengilhaman. (II Tim 3:15; II Petrus 1:20-21).

Ada 2 macam paradigma tentang proses penghilhaman Alkitab yaitu :

  •  Pengilhaman mekanis
  •  Pengilhaman organis

KESAKSIAN ALKITAB TENTANG ALLAH

Kesaksian Alkitab tentang Allah bukanlah hasil buah pikir filsafati ataupun analisis teologis, melainkan merupakan kesaksian dari hasil refleksi iman atas pengalman diri penulis maupun nenek moyang mereka dalam menghayati relasinya dengan Tuhan. Alkitab mewartakan bahwa Allah yang jauh tak terduga (transenden) itu karena kasih-Nya berkenan menghampiri umat-Nya. (emanen)

Kesaksian Alkitab tentang Allah yang Mahatinggi menyatakan :

  • jarak yang tak terhampiri, sehingga berbeda dengan illah-illah yang disembah sebagai berhala.
  • kemahakuasaan dan keagungan Allah yang mengatasi segala sesuatu, agar manusia hanya berbakti dan mohon pertolongan hanya kepada Allah saja. (Keluaran 15:1-7; Mazmur 95:1-7; 97:9, I Tim 6:14-16)
  • keagungan kasih Allah, karena Ia berkenan menghampiri, menolong dan menyelamatkan manusia. (Mazmur 113: 1-9; Filipi 2: 5-6)

Kesaksian Alkitab tentang Allah yang Mahakudus menyatakan :

  • perbedaan antara Allah dengan ciptaan-Nya (I Samuel 2:2)
  • kehendak Allah agar manusia juga hidup kudus. (Imamat 9:2; Roma 12:1-2; Wahyu 4:8)
  • keagungan kasih Allah, karena Ia berkenan mengkuduskan umat-Nya. (Yesaya 6:2-7; Yehezkiel 36:22-29; Hosea 11:9; I Yohanes 1:9).

Kesaksian Alkitab tentang Allah yang kekal menyatakan :

  • kelangsungan karya Allah. (Ulangan 33:27; Mazmur 102:27-28; Yesaya 40:28-29; Matius 28:20; Yohanes 5:17).
  • kehendak Allah agar menusia juga mempertahankan imannya sampai selamanya. (Mazmur 23:6; Matius 10:22; 24:13)

Kesaksian Alkitab tentang Allah yang Mahaesa menyatakan bahwa :

  • hanya kepada Tuhan sajalah manusia berbakti dan memohon keselamatan.
  • Tuhan menghendaki agar manusia mengasihi-Nya secara utuh.

KESAKSIAN ALKITAB TENTANG BAPA

Alkitab tidak hanya mewartakan Tuhan sebagai yang Mahakuasa dan mulia yang hanya hadir dalam upacara-upacara ritual saja, melainkan Tuhan yang selalu hadir dalam seluruh kehidupan manusia, sehingga kehadiran dan karya-Nya itu juga dihayati sebagai kehadiran Bapa yang :

  • Menjadikan (Ulangan 32:6; Yesaya 64:8; Maleakhi 2:10)
  • Memelihara, melindungi, dan menebus. (Ulangan 1:31; Yesaya 63:16; Matius 6:8, 11,25-34; Yohanes 5:17)
  • Mengajar dan mendidik (Ulangan 8:5; Amsal 3:11-12; Iberani 12:5-11, Wahyu 3:19)

 KESAKSIAN ALKITAB TENTANG ANAK ALLAH YANG TUNGGAL

Tuhan Yesus Kristus disebut sebagai Anak Allah yang tunggal karena hanya Dialah yang dapat dengan sempurna mencerminkan citra diri sebagai anak Allah yang suci tanpa dosa dan mencerminkan citra Tuhan dalam kehidupan-Nya. Dalam penjelmaannya menjadi manusia sejati itu Tuhan Yesus Kristus mempunyai peran ganda yaitu :

  • Mencerminkan citra Tuhan sebagai Bapa yang menjadikan, mengasihi/menebus, dan mendidik (Yohanes 5:17; 10:37-38; 14:23-24; Kolose 1:15; Iberani 1:3)
  • memberi teladan dan citra sebagai Anak Allah kepada manusia. (Yohanes 1:12; 13:13-15; 14:12; Roma 8:29; I Yohanes 2:6)

 KESAKSIAN ALKITAB TENTANGROH KUDUS

Roh Kudus hakikatnya adalah kuasa Allah yang dinamis yang hadir dan berkarya dalam diri manusia untuk membim-bing, memampukan manusia agar dapat melakukan kehen-dak Tuhan dengan baik dan benar. dengan demikian karya Roh kudus juga dihayati sebagai karya Tuhan yang :

  • Menjadikan dan menghidupkan (Kejadian 1:2;  2:7)
  • Memberi kekuatan/kemampuan (Hakim-hakim 14:6, 19; Kisah Para Rasul 1:8; I Korintus 12:1-11)
  • Memampukan manusia untuk melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan (Yesaya 11:2,3; Yehezkiel 36:26-27; Yohanes 14:26; Roma 8:26)

 KESAKSIAN ALKITAB TENTANG MANUSIA

Kesaksian Alkitab menyatakan bahwa pada hakikatnya manusia ialah sekutu Allahnya, artinya kehidupan manusia itu terletak dalam relasinya dengan Allah, yang diungkapkan dalam dua gambaran yaitu :

  • Manusia dijadikan segambar dengan Allah, artinya mempunyai kesamaan illahi sebagai anak dengan Bapa yang memiliki kekudusan, kedaulatan dan kehormatan. (Kejadian 1:27; Mazmur 8: 5-9)
  • Manusia hidup oleh hembusan nafas Tuhan (Kejadian 2:7)

Tugas yang diberikan Tuhan kepada manusia ialah :

  • Beranak cucu memenuhi bumi (Kejadian 1:28)
  • Mengusahakan dan memelihara Eden (Kejadian 1:29; 2:15)

Dalam melaksanakan tugas tersebut, manusia mendapat pedoman :

  1. Manusia memperoleh kebebasan yang dihayati dalam ketaatannya kepada Tuhan (Kejadian 2:16-17)
  2. Manusia hendaknya membangun kemitraan dengan sesama sebagai penolong yang sepadan. (Kejadian 2:18)

Rusaknya relasi manusia dengan Allah

Dalam Kejadian 3:1-24 diwartakan bahwa rusaknya relasi manusia dengan Allah itu disebabkan oleh ambisi manusia yang hendak ingin menjadi seperti Allah. Pembrontakan manusia kepada Allah itulah yang disebut sebagai dosa.

Akibat dosa yang diperbuat manusia ialah :

  • Rusaknya relasi manusia dengan Allah.
  • Rusaknya relasi manusia dengan sesamanya.
  • Rusaknya relasi manusia dengan lingkungannya.
  • Manusia kehilangan kehidupan yang damai sejahtera, dan terancam kebinasaan (kematian)

Setelah manusia berkembang menjadi banyak maka Tuhan memberikan Dasa Titah yang menjadi pedoman bagi manusia yang dapat dibagi menjadi :

  1. Pendahuluan yang menyatakan bahwa perintah tersebut diberikan oleh Tuhan yang telah menyatakan kasih-Nya.
  2. Perintah yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan  ( 1 – 4)
  3. Perintah yang mengatur hubungan manusia dengan sesamanya. (5 – 10)

KARYA PENYELAMATAN KRISTUS

Alkitab mewartakan bahwa karena kasih-Nya Allah menyelamatkan manusia melalui karya Tuhan Yesus Kristus yang dihayati dalam status kerendahan dan status kemuliaan.

 Karya penyelamatan Kristus dalam status kerendahan

  • Menjelma menjadi manusia sejati melalui proses dilahirkan oleh seorang dara bernama Maria.
  • Menderita sengsara di masa pemerintahan Pontius Pilatus untuk menebus dosa manusia. (Yesaya 53:1-12; Matius 16:21-28; 20:28)
  • Disalibkan mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut sebagai :
    • tanda pemulihan relasi manusia dengan Allah (Efesus 2:14-18; Kolose 1:19-22)
    • tanda korban penebusan (Kolose 2:14; Iberani 7:25-27).\
    • media untuk membuktikan bahwa Tuhan Yesus Kristus berkuasa mengalahkan kematian.

Karya penyelamatan Kristus dalam ststus kemuliaan :

  • Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus dari kematian yang mempunyai makna :
    • Fakta historis yang menguatkan keyakinan bahwa Tuhan Yesus Kristus benar-benar telah mengalahkan kematian. (Matius 28:1-10; Markus 16:1-18; Lukas 24:1-12; Yohanes 20:1-10; I Korintus 15:1-11).
    • Pembaharuan hidup setiap orang percaya (Roma 6:1- 14).
    • Kepastian pengharapan akan terjadinya kebangkitan orang mati, sehingga kematian diyakini sebagai gerbang menuju persekutuan dengan Allah secara sempurna. (I Korintus 15:12-58; I Tesalonika 4:13-18)
  • Kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke sorga yang mempunyai makna :
    • Menyatakan bahwa Tuhan Yesus Kristus yang telah bangkit itu tidak mati lagi melainkan kembali kepada hakikatnya sebagai Allah sejati.
    • Meneguhkan keyakinan akan kemahakuasaan Tuhan Yesus Kristus
    • Mengingatkan orang percaya agar meyakini bahwa Tuhan Yesus Kristus akan datang kembali sebagai hakim yang adil.
  • Kedatangan Tuhan Yesus Kristus yang keduakali untuk mengadili orang yang hidup dan yang mati.

GEREJA

Hakikat dan tugas Gereja

Gereja adalah suatu kehidupan bersama religius yang berpusat pada penyela-matan Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kehidupan bersama itu dibentuk oleh orang-orang yang atas pertolongan Roh Kudus menerima dengan percaya terhadap penyelamatan Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus. pengertian demikian menunjukkan bahwa Gereja memiliki segi illahi dan segi manusiawi. Segi illahi Gereja adalah bahwa sebagai buah penyelamatan Allah, oleh karena itu pemilik dan penguasa Gereja adalah Allah. Segi manusiawi Gereja adalah bahwa Gereja merupakan kehidupan bersama religius yang diciptakan dan diselenggarakan oleh manusia.

Dalam menjalani kehidupannya Gereja harus menyatakan sikap percaya ter-hadap pekerjaan penyelamatan Allah, menghayati dan mengungkapkan hubu-ngannya dengan Allah berdasarkan penyelamatan-Nya berkewajiban melak-sanakan fungsinya yaitu :

  • Memberitakan karya penyelamatan Tuhan Yesus Kristus kepada siapa saja yang belum mendengarkan.
  • Memelihara keselamatan orang-orang yang telah diselamatkan

Sistem Pemerintahan Gereja

Tuhan Yesus Kristus Raja Gereja berkenan memimpin Gereja dengan Roh dan Firman-Nya, serta memanggil orang-orang untuk menduduki jabatan khusus dalam Pemerintahan Gerejawi. Dalam perkembangan sejarah Gereja ada beberapa macam sistem Pemerintahan Gerejawi yang dipakai antara lain :

  • Sistem Papal
    dalam sistem ini Gereja dipimpin oleh Paus yang diakui sebagai wakil Kristus. Dalam melaksanakan tugasnya, Paus dibantu oleh 70 orang Kardinal sebagai penasehat sekaligus memilih Paus baru apabila Paus wafat. Paus membawahi Uskup, dan Uskup membawahi Paroki. Sistem ini masih dipakai di Gereja Roma Katolik, dan Gereja Ortodok Timur.
  • Sistem Caesaro Papal
    dalam sistem ini Gereja dipimpin oleh kaisar. Sistem ini dipakai di Gereja Anglikan.
  • Sistem Episkopal/Sinodal
    dalam sistem ini Gereja dipimpin oleh ketua sinode yang merupakan mandatari Sidang Sinode. Ketua Sinode membawahi Ketua Daerah (Resort), Ketua Daerah membawahi Pendeta Jemaat.
  • Sistem Colegial atau Conggregasional
    dalam sistem ini kekuasaan tertinggi pada rapat Warga Gereja dan pimpinan Gereja ditunjuk dan bertanggungjawab pada Warga Gereja.
  • Sistem Presbiterial
    Gereja dipimpin oleh Majelis Gereja yang terdiri dari Tua-tua, Pendeta, dan Diaken yang kesemuanya mencerminkan jabatan Kristus sevagai Raja, Nabi, dan Imam. Majelis Gereja bertanggungjawab kepada Tuhan Yesus Kristus kepala Gereja.
  • Gemuruh ombak menderu
  • berlomba menuju pantai
  • Bagaikan dua insan yang bercinta
  • Semnjak alam dicipta mereka saling mencinta   Merekasaling mencinta indahlahbetapaindah alam ini
  • Kami sudah diciptakan untuk saling mengasihi
  • Sadarlah sadarlahsadarlah hai kau manusia
  • Cintailah sesamamu sepertidirimu sendiri
  • Bersama-sama kita nikmati apa yang dikaruniakan-Nya
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Blog Stats

    • 1,048,044 hits
  •  
    %d blogger menyukai ini: